Image and video hosting by TinyPic
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teknologi. Tampilkan semua postingan

Cara Mengatur Penempatan Speaker Di Home Theater

Home theater bukan hanya soal menonton film -tapi merupakan pengalaman menyatu dalam aksi film tersebut. Hal ini tak mungkin bisa dilakukan tanpa terciptanya atmosfir dari suara dan efek surround yang bersumber dari penempatan speaker yang tepat.

Sound system home theater setidaknya membutuhkan 5 speaker – depan kiri, kanan dan tengah, dan dua buah surround, speaker keenam biasanya disebut subwoofer. Konfigurasi ini lazimnya disebut susunan 5.1. Konfigurasi lain yang lebih canggih bisa terdiri dari enam (6.1) atau tujuh speaker (7.1) yang bisa menghasilkan efek yang lebih penuh dan nyata.Surround sound menggabungkan berbagai efek suara yang dihasilkan oleh sumber yang berbeda dan berasal dari posisi tertentu di ruangan Anda. Penempatan speaker yang tepat akan membantu menciptakan atmosfir yang diinginkan. Tapi harap diingat, ada terlalu banyak faktor yang mempengaruhi hal ini. Speaker yang berbeda memiliki karakteritik respons yang berbeda juga, sementara akustik ruangan tak sama di setiap ruangan.Jadi, meskipun Anda mengetahui cara menempatkan speaker yang tepat, yang paling penting akhirnya adalah bagaimana suara terdengar di telinga Anda.SpeakerCenterLangkah pertama mempersiapkan penempatan speaker home theater Anda adalah menentukan posisi speaker tengah. Fungsi dari center speaker sendiri adalah sebagai anchor dari dialog dan suara yang berasal dari layar lainnya; sehingga biasanya posisinya tergantung pada posisi TV Anda.Dengan kata lain, ketika Anda sudah menentukan tempat TV, Anda tak punya banyak pilihan; tinggal mengatur posisi speaker kanan dan kiri agar suara yang berasal dari kedua speaker ini bisa berpadu dengan suara yang berasal dari kanal tengah (center speaker).
· Tweeter center speaker harus berada pada ketinggian telinga ketika duduk. Karena itulah sebaiknya ditempatkan di atas pesawat televisi pada setting proyeksi depan.
· Jika ditempatkan langsung di atas atau sedikit di bawah layar televisi, pastikan arah bagian depan speaker sejajar dengan televisi. Hal ini untuk mencegah pantulan suara yang tak diinginkan dari lemari TV Anda.
· Arahkan center speaker langsung ke area pendengaran utama.
· Center speaker harus sama jaraknya dengan posisi dengar pada speaker depan kanan dan kiri. Speaker Depan Kiri dan KananSpeaker Depan Kiri dan Kanan menyalurkan suara musik dan efek pada sistem home theater. Tugas utamanya adalah memberikan gambaran suara yang fokus dan detail. Penempatan yang tepat speaker ini penting untuk menciptakan panggung suara yang lebar dan realistik.
· Speaker depan kanan dan kiri harus ditempatkan pada jarak yang sama di samping pesawat televisi. Untuk hasil yang terbaik, kedua speaker ini harus ditempatkan setidaknya terpisah sejauh enam kaki.
· Atur agar ketiga speaker depan utama ini, kanan, kiri dan tengah jaraknya sama jauhnya dari posisi duduk.
· Atur ketinggiannya agar sama dengan ketinggian center speaker. Ketiga tweeter inipun harus mendekati ketinggian telinga ketika duduk, perbedaannya di antara ketiganya tak boleh lebih dari 30 cm. Speaker SurroundBerlainan dengan fungsi speaker depan, fungsi speaker surround di home theater adalah untuk menciptakan atmosfir suara yang tak bisa ditentukan asalnya yang menyelubungi penonton. Sehingga penonton benar-benar merasa berada dalam aksi seru film yang ditonton.
· Speaker surround idealnya ditempatkan di belakang tempat duduk penonton.
· Penempatan di dinding samping juga bisa dilakukan, hal ini membantu menciptakan panggung suara di seluruh area dengar penonton. Jika tidak memungkinkan Anda bisa menggunakan sandaran speaker yang sesuai ·Tempatkan speaker sejauh 2 sampai 3 kaki jauhnya di atas ketinggian telinga ketika dalam posisi duduk, hal ini akan membantu menciptakan atmosfir yang diinginkan.
· Bila menggunakan sistem 5.1 dan 7.1, distribusikan posisi speaker surround di dinding samping dan belakang. Hal ini akan semakin meningkatkan efek yang dihasilkan. Subwoofer
Menempatkan subwoofer membutuhkan banyak perhatian Anda, karena suara frekuensi rendah datangnya harus tidak secara langsung dari sumber suara untuk bisa menciptakan atmosfir yang diharapkan.
Maksudnya, telinga harus tak bisa mendeteksi dari arah mana suara bass berasal. Jika Anda bisa menduga posisi subwoofer ketika mendengar musik atau menonton film, artinya sound level subwoofer Anda terlalu tinggi.Biasanya, subwoofer harus ditempatkan langsung di lantai, namun ada beberapa tips yang bisa membantu Anda meningkatkan respons bass di ruang home theater Anda.
· Suara bass biasanya tergantung pada penempatan subwoofer di dalam ruangan. Menempatkan subwoofer dekat dinding atau di dekat sudut akan semakin meningkatkan respons bass. Hal ini akan membantu sistem yang kurang kuat respons bassnya.
· Namun di pihak lain, penempatan ini juga akan menciptakan suara bass yang tak terkendali. Sehingga posisi idealnya adalah keseimbangan antara jumlah output bass dan kualitas suara bass yang dihasilkan.
· Untuk home theater yang berukuran besar, pendekatan yang terbaik adalah menempatkan dua buah subwoofer, satu di depan dan satu lagi di belakang ruangan. Samsung Home Theater HT-TXQ120TBuat Anda yang sedang mencari pilihan home theater, Samsung HT-TXQ120T sepertinya layak menjadi kandidat pilihan Anda. Home theater 5.1 ini memiliki berbagai kelebihan dan fitur yang melampaui produk sekelasnya. Lima buah speaker satelit berdiri menawan dengan sandaran setinggi 1,32m mempermudah instalasi di rumah Anda.Subwoofernya selain memuat amplifier audio multichannel juga sebuah slot ekspansi untuk dukungan surround sound tanpa kabel melalui kartu pemancar SWA-3000 wireless.Amplifier dilengkapi dengan power audio 1,000W, didistribusikan sebesar 167W ke setiap speaker dan 165W untuk subwoofer. tersedia dukungan dekoder surround sound Dolby Pro Logic II (DPL2), Dolby Digital dan DTS, ditambah 10 buah mode digital signal processing (DSP) seperti Super 5.1 dan virtual headphones.TXQ120 merupakan player universal yang hampir bisa memainkan apapun format disk yang Anda miliki. Mulai dari CD, DVD dan +R/-R recordable, juga bisa memainkan Super Audio CD and DVD-Audio multichannel. Berbagai format file multimedia di antaranya adalah MP3, WMA, JPEG, DivX dan WMV bisa dimainkan langsung atau melalui port USB.TXQ120 juga sudah dilengkapi dengan sistem audio-calibration (ASC). Fitur ini memastikan setting surround sound yang optimal dengan secara otomatis mengatur ekualizer, tone dan volume tiap channel speaker berdasarkan akustik ruangan secara aktual. Proses ini hanya memakan waktu sekitar 2 menit dan sangat mudah dilakukan, tanpa perlu campur tangan Anda sama sekali.Fitur konektifitas yang dimiliki TXQ120 juga sangat lengkap. Input dan output HDMI yang tersedia tak hanya memungkinkan dekoding Dolby/DTS secara langsung, tapi juga merelay video hingga 1080i ke HD TV. Memainkan DVD melalui HDMI, bisa dilakukan hingga 1080p. TXQ120 juga kompatibel dengan TV tua yang memiliki koneksi komponen dan jack video komposit, sementara itu sepasang input audio optikal digital dan analog memungkinkan koneksi dengan antar muka konsol game masa kini.

Cara Membuat Anti Virus AutoRun dari Flash Disk

Jengkel dengan Virus yang otomatis menginfeksi Flash Disk Anda saat Anda colokkan USB Flash Disk Anda ke port komputer yang terinfeksi virus?
Bagaimana tidak kita akali saja dengan Membuat Anti Virus AutoRun dari USB Removable Drive semacam Flash Disk?
Seringkali Virus akan membuat file “autorun.inf” yang ber-attribute file hidden dan system (dan/atau bisa juga termasuk file virus/trojan – server) begitu Anda memasangkan Flask Disk yang dijadikan target penginfeksian virus ataupun target pengintipan aktivitas user atau pencurian data user dengan Trojan.
file autorun.inf inilah command atau pemicu tereksekusinya file induk dan library virus/trojan yang sudah bersarang di komputer lokal atau jaringan tempat Flash Disk Anda berinteraksi dan berhubungan langsung.

Bila Anda pengguna OS Windows, seperti kita ketahui, Versi Windows sebelum generasi Windows Vista (termasuk Windows Windows XP), secara default tidak mengijinkan proses “AutoRun” executable files dari media USB Removable Drives seperti External Hardisk ataupun Flash Drive/Flash Disk (kecuali dari media cakram digital) yang kemungkinan besar ditujukan untuk kepentingan keamanan. Windows hanya mengijinkan proses “AutoPlay” media saja seperti AutoPlay Movie/Music dari DVD atau command seperti Open/View file melalui windows explorernya.
Untungnya (dari faktor kemudahan) sekaligus sayangnya (dari faktor keamanan), Windows Vista secara default telah memperkenankan proses “AutoRun” dilangsungkan dengan dafault opsi yang bisa Anda pilih secara permanen.

Lalu bagaimana mengakali Windows XP agar bisa mengijinkan proses “AutoRun” executable files dari removable drives seperti External Hardisk maupun Flash Disk?
Di bawah ini Penulis sampaikan teknis pembuatan AutoRun AntiVirus pada Flash Disk.

LANGKAH I – Download ANtiVirus yang bersifat Portable
Kenapa harus Portable? Karena tujuan dari pembuatan AutoRun File dari Flash juga bersifat portable, jadi program rujukan, dalam hal ini Anti Virus, bisa dijalankan langsung dari Flash Drive tanpa diperlukan instalasi.
Anda bisa menggunakan ANSAV (Ansav.exe – jangan ANSAV Security Guard) atau PCMAV (PCMAV-CLN.EXE – Jangan PCMAV-RTP.EXE)
Masukkan file Anti Virus Portable (plus file library pendukungnya – bila ada) tersebut ke dalam Flash Disk Anda. Dalam contoh kali ini, untuk mempermudah, letakkan saja di Root Flash Disk Anda tanpa perlu Anda masukkan ke dalam folder.

LANGKAH II – Pembuatan AutoRun Dari Flash Disk
Ada 2 (dua) opsi yang bisa Anda pilih:

  1. Menggunakan bantuan software orang lain, atau
  2. Menggunakan bantuan tangan Anda sendiri

1. Menggunakan bantuan software orang lain
Nomor ini tidak akan menjadi bahan pembicaraan inti pada Artikel ini.
Namun bila Anda menghendaki, Penulis merekomendasikan Anda untuk menggunakan aplikasi bernama APO USB AutoRun yang sangat bagus dan berkualitas, berfungsi dengan baik pada Windows XP SP2, berukuran file kecil, dan gratis lagi.
APO AutoRun USB akan membuat service bernama autorunusb.exe yang berjalan di background sebagai detektor yang bertugas memindai file autorun.inf pada root removable drive dan mendeteksi semua executable files pada media removable drive serta akan mencocokkan executable files tersebut dengan file name dan path file yang dirujuk oleh file autorun.inf tersebut.
Yang penulis heran dari software ini, APO tetap akan melakukan scan pada seluruh executable files yang ada pada media removable drives.
Namun, walau efeknya sedikit memperlambat kinerja komputer, proses scanning tersebut Penulis cermati dan rasakan sangat bermanfaat juga untuk memindai keberadaan Virus pada Removable Drives yang belum sempat terdeteksi oleh AntiVirus yang aktif di komputer. Begitu proses scanning menemukan suatu executable files atau script yang dianggap sebagai malware oleh AntiVirus tersebut, maka akan memicu (trigger) notifikasi dari AntiVirus bahwa telah ditemukan threat (virus).
Sayangnya APO AutoRun USB harus Anda install dulu sebelum Anda bisa mengaplikasikan AutoRun dari flash disk. Untungnya APO AutoRun USB juga telah menyertakan instalasi untuk keperluan portable plus autorun.inf builder.

2. Menggunakan bantuan tangan Anda sendiri
Teknik yang bisa Anda lakukan adalah pertama-tama dengan sedikit mengubah struktur HEX pada Windows Registry.

Bila sebelumnya atau secara default Windows tidak mengijinkan proses “AutoRun” dari USB Flash Disk, maka Registry-nya seperti ini:

Windows Registry Editor Version 5.00

[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer]
“NoDriveTypeAutoRun”=dword:00000095

Agar Windows bisa mengijinkan proses “AutoRun” dari USB Flash Disk, maka ubah Registrynya menjadi:

Windows Registry Editor Version 5.00

[HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer]
“NoDriveTypeAutoRun”=dword:00000091

Anda bisa mengCopy Registry Lines tersebut, lalu Anda simpan sebagai (misal): “AutoRun_Removable_Media_Enable.reg” untuk Anda Klik kanan dan Merge (gabungkan) dengan Windows Registry Database.

Setelah Anda berhasil memasukkan Registry Entry Files ke dalam Windows Registry Database, maka pekerjaan Anda yang terakhir adalah membuat file “autorun.inf” yang berfungsi sebagai Command dengan rujukan ke File Anti Virus yang telah Anda download dan masukkan ke dalam Flash Disk Anda (pada Langkah I)
Dalam contoh ini, Penulis menggunakan PC Media Anti Virus PCMAV-CLN.EXE yang filenamenya telah Penulis ubah menjadi PCM4V-CL34N32.EXE guna menghindari pendeteksian Virus yang dimungkinkan akan memblokir PCMAV-CLN.EXE.
Maka file “autorun.inf” PCMAV menjadi seperti ini:

PC Media Anti Virus
[AutoRun]
open=PCM4V-CL34N32.EXE
icon=PCMAV.ICO
shellexecute=PCM4V-CL34N32.EXE
shell\Scan Virus\command=PCM4V-CL34N32.EXE
shell=Scan Virus

Salin baris-baris INF tersebut, dan simpan sebagai .INF file dengan nama “autorun.inf” (tanpa tanda kutip), kemudian letakkan file “autorun.inf” tersebut pada Root Flash Disk Anda.

KETERANGAN

  • Untuk file ICON dari PCMAV, Penulis extract dari file PCMAV-CLN.EXE, yang mana ICON file tersebut juga ditempatkan pada Root Flash Disk. Anda bisa menghilangkan/menghapus baris “icon=PCMAV.ICO” yang digunakan untuk memunculkan ICON File PCMAV sebagai Icon penanda Flash Disk seperti pada screenshot di atas. Baris rujukan ICON ini tidak mempengaruhi proses AutoRun. Namun bila Anda menginginkan PCMAV ICON tersebut, Anda bisa mendownloadnya dengan klik link ini.
  • Baris-baris INF tersebut bisa Anda modifikasi sesuai selera tulisan Anda, yang penting path file Anda tidak salah; file tujuan Anda rujuk secara relatif.
  • Jangan Lupa, untuk menghindari terhapusnya file dengan begitu mudahnya, sebaiknya sembunyikan saja File Anti Virus berserta library file pendukungnya (bila ada) maupun file “autorun.inf”nya dengan mengeset File Attributnya dengan “hidden” dan bila perlu “system”. Satu rekomendasikan lagi, alangkah baiknya, semua File tersebut Set File Attributenya menjadi “Read Only” agar, secara sederhana, tidak bisa termodifikasi.

Untuk keperluan setting modifikasi File Attribute terbut Anda bisa melakukannya dengan Select All files yang akan disembunyikan, lalu klik kanan file-file tersebut, pilik dan klik “properties”, dan beri tanda centang pada check box “hidden. Sedang untuk set menjadi “system”, Anda bisa menggunakan Windows ATTRIB.EXE di lingkungan kerja DOS atau Anda bisa juga menggunakan Attribute Changer yang berlingkungan kerja GUI. Q = Lho, katanya ga pake tool ya? A = untuk mudahnya, gunakan Attribute Changer bila ATTRIB.EXE dirusak/dihapus Virus/Admin dan Anda malas untuk extract dari Windows CAB.

Proteksi USB dari Virus/Trojan di Host Computer

Jaman sekarang jamannya Kewaspadaan dan Kehati-hatian karena Sekarang jamannya Kejahatan dalam berbagai bentuk makin merajalela dan canggih.

Malware Phobia, mungkin unofficial terminology itu bisa saya katakan sebagai penggambaran kondisi kekinian kejiwaan masyarakat pengguna komputer publik atau jaringan (non-stand-alone computer). Kenapa? Karena makin banyak saja orang di seluruh dunia termasuk rekanan mengeluh sedih dan stress karena Flash Disk-nya atau External HardDisk-nya terinfeksi Virus/Trojan setelah dicolokkan pada Slot USB sebuah Host Computer yang sudah terinfeksi. Saya sendiri pun dulu beberapa kali jadi victim:( . seperti mereka

Di bawah ini ada beberapa Tips/Kiat “How To Protect USB Removable Drive Data from the Infected Host Computer” yang sebenarnya sudah cukup basi, tapi tetap perlu diulas dan makin dijabarkan aplikasinya, karena entah kenapa hingga tulisan ini dibuat ternyata masih banyak di kalangan masyarakat pengguna komputer yang belum menyadarinya atau mempedulikannya, sehingga korban penginfeksian malware semacam virus komputer bukannya berkurang, tapi makin bertambah, hal ini lebih disebabkan oleh faktor ketidaktahuan dan/atau kecerobohan pengguna komputer sendiri serta faktor perkembangan pesat Malware dunia termasuk virus-virus buatan orang Indonesia sendiri yang kian hari jumlahnya makin banyak.

Tips ini lebih bersifat Optional, jadi Anda bisa memilih sesuai keinginan/kecocokan Anda sendiri.

OPSI 1 : Buang UFD (USB Flash Drive) Konvensional, Ganti dengan U3 Smart Drive

U3_Smart_Drive_Toshiba_4GB_1.jpg

OPSI 1 merupakan pengamanan UFD secara fisik guna pencegahan Malware masuk ke dalam UFD.

U3 Smart Drive adalah Next Generation UFD yang sudah diintegrasikan dengan Portable Software Launcher beserta Panel Launchernya. Dengan U3 Smart, Anda bisa install Portable AntiVirus dan AntiSpy U3 Edition yang akan otomatis menScan keberadaan Threats/Malwares seperti Virus,`Trojan,`Spyware,`Adware,`dll. pada Host Computer begitu Anda mencolokkan U3 Smart Drive Anda pada Host Computer tersebut guna proteksi U3 Smart Drive Anda agar tidak terinfeksi Threats/Malwares.

Kebetulan saya memakai U3 Toshiba Smart Drive 2 GB yang di dalamnya sayainstallinfected host computer atau Anda bisa tetap colokkan U3 Smart Drive Anda dan Anda bisa menghapus detected Threats secara manual dengan Portable avast! AntiVirus U3 Edition. Portable avast! AntiVirus U3 Edition, dan begitu ada Threats dari Malware yang terdeteksi oleh avast, AntiVirus ini akan memberitahukan kepada pengguna U3 Smart Drive untuk Eject U3 Smart Drive-nya sebagai langkah pencegahan penginfeksian Malware dari

avast!_U3_Host_Scanning_screenshot.jpg

Sebagai Tambahan, U3 Smart Drive memiliki fitur keamanan berupa LogIn Panel, jadi, di atas kertas, setelah Anda pasang Password Anda, hanya yang tahu Password Andalah yang bisa mengakses Konten dari U3 Smart Drive Anda. Catatan: Anda Bisa juga gunakan berbagai macam Next Generation UFD yang sudah terintegrasi dengan sistem keamanan seperti IronKey, dll.

OPSI 2 : Gunakan Software Penyembunyi File dan Folder seperti “Folder Lock”

Folder_Lock.jpg

OPSI 2 merupakan pengamanan Folder dan File pada UFD dari serangan Malware yang sudah masuk ke dalam UFD.

Folder Lock” adalah sebuah software Proteksi Data yang sederhana tapi canggih dan cantik interface-nya. Oleh Pembuatnya, Folder Lock diKlaim sebagai Anti-Intruder/Malware dimana Folder dan File di dalamnya yang diproteksi tidak akan terlihat dan tersentuh baik oleh User lain maupun oleh Malware walau melalui media DOS-Prompt atau DOS SAFE MODE sekalipun, ataupun melalui file viewer/file browser dari OS lain sekalipun. Dengan “Folder Lock“, Anda bisa menyembunyikan dan mengunci Folder beserta isinya yang ada di dalam UFD Anda guna mencegah penginfeksian Malware terhebat apapun (hingga tulisan ini dibuat). Program ini menggunakan tiga jenis penguncian Data: Lock (Simply Hide), Scramble, atau Encrypt with AES 256-Bit. Folder Lock bisa dipakai sebagai software pengaman data untuk Desktop PC/Notebook/Portable Storage Media.

Proteksi “Folder Lock” memang hebat, terbukti ketika saya uji coba menginjeksikan sebuah virus pada UFD saya, dan kemudian setelah proses scanning dengan dua AntiVirus terkemuka, semua data pada UFD saya dinyatakan terinfeksi, dan tidak ada Report yang menyebutkan ataupun menampilkan satupun dari semua nama file yang terproteksi, dengan kata lain, hanya File-File yang terproteksi saja yang tidak terinfeksi. Terbukti setelah Virus dibersihkan oleh AV, file-file yang terproteksi masih sehat walafiat ketika saya buka. Sampai tulisan ini dibuat “Folder Lock” versi terakhir adalah v.5.7.5 yang makin compatible terhadap Windows Vista. Meski dari sekian banyak File dan Folder Hider di jagad raya ini, saya menganggap Folder Lock salah satu yang terbaik dari banyak kriteria penilaian, namun begitu, pada Folder Lock versi sebelum Vista Ready (entah sampai versi berapa), Data yang terproteksi di luar dugaan bisa tampak terlihat oleh Norton Commander. Namun yang terpenting, setahu saya belum Ada Virus yang command scriptnya ditulis untuk menjalankan Norton Commander guna menisbikan proteksi Folder Lock :)Namun sepertinya itu hanya masalah waktu saja. Mudah-mudahan pada versi-versi mendatang, Bug ini sudah di-Patched oleh pihak Produsen, sehingga tidak kedahuluan Virus.

Langkah Proteksi:

  1. Install “Folder Lock” pada PC Anda
  2. Setelah proses instalasi selesai, Klik tombol “Lock”, lalu Pilih dan Klik tombol “Move To, terakhir, Pilih dan Klik UFD Anda pada optional target window. “Move To” tidak berarti memindah instalasi program, tapi mengkopikan instalasi program ke target UFD yang Anda pilih agar Anda bisa menjalankannya langsung secara Portable dari UFD Anda.
  3. Terakhir, tinggal Main Kunci-Kuncian Data. Anda bisa mengunci Data pada UFD Anda langsung dari eksekusi file folderlock.exe di dalam UFD Anda atau dari dalam PC Anda, sama saja. Sebagai Catatan: Password pada UFD sama dengan pada PC Anda, dan bilamana file eksekutor (folderlock.exe) yang ada di dalam UFD Anda terhapus atau terinfeksi Virus, maka jalankan saja dari PC Anda untuk proses Lock/Unlock Folder & File atau jalankan dari UFD Anda dengan mengcopykan folderlock.exe pada PC ke UFD Anda terlebih dahulu.

Download Folder Lock Terbaru Versi Trial atau Order Full Version melalui
Folder Lock Official Website
di http://www.newsoftwares.net/folderlock

OPSI 3 : Gunakan Software “TrueCrypt”

TrueCrypt_Main_Window_Thumb.jpg

TrueCrypt_Password_Protection_Thumb.jpg

OPSI 3 merupakan pengamanan File di dalam UFD dari serangan Spyware yang sudah masuk ke dalam UFD. Sehingga ,dalam hal ini, File Anda yang terproteksi lebih sulit atau hampir mustahil ditampilkan secara real time visual remote Program ini sangat canggih, yang mungkin satu-satunya Program Proteksi Data di dunia dengan Double Security Layer Protection, dalam artian, Anda bisa membuatProtected Virtual Drive (sebagai first security layer) yang di dalamnya bisa Anda tambahkan “Hidden Volume” (sebagai second security layer) sebelum proses pemformatan Virtual Drive dilakukan. Sebagai Informasi, “Hidden Volume” dibangun dengan trik konfigurasi partisi pada physical drive yang dibuat sebagai antisipasi bila dalam situasi/kondisi dimana, misal, Anda terpaksa memberitahukan Password Anda kepada orang lain yang memaksa Anda menyebutkan Password Anda dengan ancaman kekerasan. Anda bisa memberitahukan Password Anda tersebut tanpa harus membuka “Hidden Volume”. Orang yang memaksa Anda tersebut hanya akan bisa melihat kode atau data rahasia Anda yang telah Anda palsukan, dan Ia kemungkinan besar tidak akan pernah mengira keberadaan “Hidden Volume” yang berisi kode atau data rahasia Anda yang sebenarnya.

Seperti pada PC, Software PengEnkripsi Data berlisensi Free – Open Source ini bisa diaplikasikan pada UFD Anda untuk pengamanan data.

Fitur yang ditawarkan “TrueCrypt“:

  1. Proteksi Data dengan Password, dalam hal ini Data di dalam UFD Anda,
  2. Algoritma Proteksi yang handal yang bila dioptimalkan bisa sangat mengecilkan kemungkinan untuk di-crack/dijebol,
  3. Terdapat Dua Opsi Proteksi Data — Encrypted Single File sebagai Protected Files Container dan Protected Virtual Drive pada Psychical Drive, dalam hal ini physical Drive UFD Anda, yang terproteksi melalui teknik mount/dismount virtual disk.
  4. Pada Pembuatan Virtual Drive terdapat Opsi pembuatan Hidden Volumesebagai Double Layer Protection.

Langkah Proteksi:

  1. Install “TrueCrypt” pada PC, Pastikan Ada ruang kososng (space) yang cukup bagi pembuatan Virtual Drive-nya,
  2. Setelah Instalasi selesai, Copykan file “TrueCrypt Format.exe”, “TrueCrypt.exe” dan “truecrypt.sys” ke dalam UFD Anda,
  3. Jalankan/Klik Ganda file “TrueCrypt Format.exe”,
  4. Pilih “Create Standard TrueCrypt Volume”, lalu Klik “Next”,
  5. Tentukan Nama File yang akan Anda gunakan sebagai Virtual Drive secara bebas (misal E:MyVolume), lalu Klik “Next”,
  6. Pilih Algoritma Enkripsinya, Defaultnya AES 256-Bit, tapi Anda bisa pilih sesuka Anda, lalu Klik “Next”,
  7. Anda tentukan berapa besar File yang akan Anda gunakan sebagai Virtual Drive (media penyimpanan virtual), lalu Klik “Next”,
  8. Setelah mengisikan Password untuk Virtual Drive baru Anda, Klik “Next”,
  9. Klik “Format” untuk mulai proses Pemformatan Virtual Drive Anda (Proses ini BUKAN Format UFD Anda),
  10. Setelah Proses Format selesai, Virtual Drive baru Anda telah selesai dibuat, lalu, terakhir Klik “Exit” untuk keluar.
  11. Untuk melihat Virtual Drive Anda, Klik Ganda/Eksekusi file “TrueCrypt.exe”
  12. Klik “Select File”, pilih nama File yang telah Anda buat sebagai Virtual Drive (misal E:MyVolume), lalu Klik “Mount”
  13. Masukkan Valid Password Anda untuk menjalankan proses mounting Virtual Drive Anda,
  14. Setelah Virtual Drive Anda yang telah menjadi sebuah “Logical Disk”terbuka, Copy File-File sembarang milik Anda yang akan Anda proteksi ke dalam File Virtual Drive Anda .
  15. Setelah Proses Copy selesai, Eject Virtual Drive Anda dengan mengklik tombol “Dismount” setelah Anda Klik Ganda icon TrueCrypt pada Taskbar.

Sebagai Catatan: Sayangnya, bila Anda menggunakan Single File untuk Anda jadikan sebagai Protected Files Container (sebagai Locker untuk mewadahi/tempat perlidungan data-data yang diproteksi), File tersebut bisa dengan mudah terhapus/dihapus dan tidak ada jaminan bebas serangan/infeksi Malware.

Download TrueCrypt Terbaru di SINI
TrueCrypt Official Website di http://www.truecrypt.org

Bila Anda ingin benar-benar mencegah virus masuk ke UFD Anda, saran saya Gunakan kombinasi Opsi 1 & 2 atau Opsi 1 & 3 atau cukup Opsi 3 saja.

Tapi Yang paling berhasil dalam pencegahan virus masuk ke UFD Anda adalah JANGAN PAKAI UFD ANDA :) (Yang ini JOKE).

Tips Tambahan:
Menurut pengalaman penulis bahwa file-file yang tidak terlindungi dan tidak terkompresi (uncompressed)-lah yang seringkali menjadi sasaran empuk penyerangan malware yang mungkin saja masih menjadi tren pola penyerangan virus hingga tulisan ini dibuat. Seringkali yang dijadikan sebagai target utama penyerangan/penginfeksian Virus adalah file-file pada yang berupa dokumen/database (doc/xls/db/pdf, dan lainnya) serta file-file yang berupaexecutable files (exe/bat/com/inf/dan lainnya) yang pada umumnya dalam kondisi tidak terlindungi dan tidak terkompresi (uncompressed). Oleh karena itu, ada baiknya bila membiasakan untuk mengemas file-file Anda dalam format kompresi (Zip/RAR/yang lainnya). Penulis seringkali mendapati sembarang file di dalam kompresi tersebut relatif ’sedikit lebih tahan serangan’ virus daripada file-file yang terbuka tak terindungi oleh container apapun. Walaupun secara teknik file yang terkompresi sekalipun sebenarnya tetap relatif mudah terinfeksi Virus juga, namun filosofinya “memakai jaket lebih bisa mencegah sakit masuk angin” :) . Yang jelas Ini hanya tren pola dan teknik penyerangan virus serta masalah teknik virus programming saja.

Tips di atas hanyalah sebagian teknik pengamanan USB Removable Drives. Anda bisa mengaplikasikan teknik-teknik lain baik secara manual maupun dengan menggunakan updated third-party security programs yang informasi atau program instalasinya bisa Anda dapatkan dari media internet.

Pengamanan Dasar untuk Komputasi Rumah

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar dalam pemakaian komputer di rumah (komputasi rumah) dapat berjalan dengan aman dan nyaman.

Tiga Langkah Mudah

Sebagai pengguna komputer di rumah, dalam mengakses Internet baik melalui koneksi broadband maupun secara tradisional mempergunakan dial up, Anda sebaiknya melakukan minimal tiga langkah pengamanan dasar berikut ini untuk melindungi kenyamanan proses komputasi Anda di rumah:

Installasi dan pemeliharaan Software Antivirus

Ada beberapa paket software anti-virus yang tersedia di pasaran. Software ini mendeteksi virus yang dikenali dengan cara memindal komputer secara periodik. Banyak diantaranya juga mendeteksi virus dari email yang masuk. Sangat penting untuk meng-update software anti-virus ini secara rutin.

Hampir Setiap Hari Ditemukan Virus Baru

Paling tidak sekali dalam satu minggu Anda harus meneliti situs web vendor yang membuat software anti-virus tersebut untuk memastikan apakah ada file update yang tersedia.

Jangan Membuka File ataupun Email yang Tidak Dikenal

Banyak virus dan worms yang disebut “social engineering”. Maksudnya adalah virus atau worms ini memanipulasi Anda dalam proses penyebarannya. Virus terbaru dapat tampak tersamar sebagai email yang terkirimdari suatu alamat, sehingga tampak seperti dikirimkan oleh seseorang, bukan oleh komputer yang menginfeksinya. Jika ada email dari sesorang yang tidak Anda kenal, cara termudah adalah dengan langsung menghapusnya tanpa melihatnya. Jika email tampak dari seseorang yang Anda kenal, Anda sebaiknya membacanya dengan seksama sebalum mambuka file attachment apapun. Virus dan worms biasanya sering mempergunakan Bahasa Inggris yang buruk dan tata bahasa yang kacau. Pikirkanlah kemungkinan apakah orang yang Anda kenal tersebut akan menulis email tersebut atau mengirimkan file attachment seperti itu. Jika ragu, hubungi orang yang Anda kenal tersebut untuk mengkonfirmasikan apakah mareka benar-benar mengirimnya sebelum membuka file attachment tersebut.

Pastikan komputer Anda terlindungi dari hal-hal yang membahayakan. Saat virus baru diketemukan, berarti ancaman baru juga ditemukan. Banyak diantaranya yang berjalan pada Sistem Operasi, seperti Windows. Tetapi virus-virus ini juga seringkali diketemukan pada aplikasi-aplikasi lain seperti web browser, software email, dan berbagai aplikasi 3rd party lainnya. Membiarkan komputer terbuka bagi siapa saja tanpa dilindungi pengaman sekuritas bisa mengakibatkan komputer tersebut dengan mudah diganggu oleh para hacker.

Memastikan selalu up to date dapat menjadi hal yang sulit. Beberapa vendor software, seperti Microsoft telah mengotomatisasi softwarenya dengan utility yang mendeteksi ada tidaknya update dan memberitahukannya kepada Anda.Beberapa vendor yang lain mempunyai mailing list dimana Anda bias bergabung dan mereka akan memberitahu setiap kali ada update terbaru. Jika vendor Anda tidak menawarkan satupun dari solusi tersebut, sebaiknya Anda sering mengunjungi website pendukung layanannya secara rutin untuk melihat apakah ada patches atau update terbaru.

Internet Gratis di Pesawat

Bagi mereka yang sangat sibuk, akses Internet biasanya sudah menjadi sesuatu yang wajib. Dan di saat mereka berpergian melalui udara, tidak dimungkinkannya memeriksa e-mail misalnya menjadi menjengkelkan. Namun ini tidak akan terjadi pada para penumpang pesawat di AS.

Loh kenapa? Sebab di udara, mereka boleh menjelajah Internet, bahkan secara gratis. Begitu tawaran AA, maskapai penerbangan terbesar AS, yang bekerjasama dengan Aircell LLC.

Namun baru mereka yang terbang dari bandara Kennedy di New York dan bandara Los Angeles yang bisa menikmati fasilitas Internet gratis nirkabel tersebut. Para penumpang bisa melakukan akses Internet – e-mail, instant messaging, browsing situs dan melakukan download – dari notebook dan smartphone yang terkoneksi secara nirkabel dengan tiga wireless access point yang ada di dalam pesawat.

Sementara ini, akses Internet di udara tersebut masih gratis, tetapi nantinya – jika layanan ini makin meluas – pihak maskapai berniat mengenakan biaya US$ 9,95 – US$ 12,95 per penerbangan.

Selain dengan AA, untuk urusan akses Internet di pesawat ini Aircell dikabarkan juga sedang menjalin kerjasama dengan Virgin dan Jetblue.

3 Kiat Penting Melariskan Situs

Jakarta – Berbisnis di ranah maya? Mengapa tidak. Agar sukses berbisnis di ranah maya, faktor pentingnya terletak pada publikasi dan promosi. Caranya adalah dengan membuat situs kita dikenal oleh pengguna. Sedapat mungkin situs kita harus muncul pada halaman-halaman awal situs mesin pencari (search engine) yang dikenal dengan teknik SEO (Search Engine Optimizer).

Nah, bagaimana kiat-kiat untuk meningkatkan rating website dalam indeks search engine? Pakar bidang Internet Business dan blogger senior Indonesia, Cosa Aranda, dalam workshop yang mengambil tema “Meningkatkan Ranking Website dalam Indeks Search Engine”, di Laboratorium Komputer FMIPA Selatan UGM, Sabtu (24/5/2008), berbagi tips yang tampaknya sepele, tapi penting. Berikut kuncinya:

1. Kunci sukses pertama terletak pada konten

Menurut Cosa, kunci sukses pertama dalam ‘melariskan’ website Anda terletak pada konten. Tulislah konten secara jujur, biarkan mengalir. Jangan mengada-ada, biarkan mengalir sealamiah mungkin. Buatlah kalimat-kalimat yang menarik dan enak dibaca, sehingga pengunjung akan senang mengunjungi webAnda. Jangan terjebak dengan kalimat yang bertele-tele.

2. Penulisan atribut konten

Pergunakan keyword yang berkaitan dengan konten web Anda. Jangan lupa untuk memberikan keyword utama pada judul halaman web. Anda harus pintar memilih keyword yang berpotensi untuk muncul pada search engine.

3. Membuat backlink

Jangan ragu untuk membuat link ke sumber lain yang terkait dengan tulisan yang Anda buat. Link-link ini ini akan memperkaya website Anda.

13 Cara Merawat Baterai Ponsel

Jakarta – Layaknya manusia dengan jiwa, ponsel juga punya jiwa sebagai energi untuk hidup yaitu baterai. Untuk itulah, rawat baterai ponsel agar umurnya lebih panjang. Simak tips berikut ini:

1. Matikan ponsel.
Sebaiknya matikan ponsel jika Anda berada di sebuah tempat yang kemungkinan untuk mendapatkan sinyalnya sulit. Kalau ponsel terus diaktifkan, sementara ponsel terus menerus mencari sinyal, hal ini akan membuat energi baterai Anda terkuras.

2. Pakai repeater.
Saat berada di tempat yang sangat terpencil, gunakan repeater ponsel untuk memperkuat penangkapan sinyal.

3. Matikan fitur suara yang tidak penting, jangan biarkan aktif sepanjang hari.

4. Jangan aktifkan ringtone dan fitur getar sekaligus karena cukup menguras energi baterai, aktifkan salah satunya saja. Saat berada di bioskop ada baiknya aktifkan fitur getarnya saja, namun saat berada di tempat publik seperti mall, stasiun dan bandara, mengaktifkan ringtone bisa menjadi pilihan yang lebih baik.

5. Kurangi brightness layar ponsel Anda hingga 50 persen agar energi baterai yang terpakai lebih hemat.

6. Matikan Bluetooth jika tak digunakan. Untuk diketahui saja, Bluetooth yang aktif akan menguras energi baterai ponsel lebih cepat.

7. Sama halnya seperti Bluetooth, matikan juga fitur infrared jika tak digunakan.

8. Matikan aplikasi-aplikasi lain yang tidak digunakan.

9. Letakkan ponsel di tempat yang temperaturnya normal sehingga tidak terjadi kerusakan akibat suhu yang terlalu tinggi atau rendah. Misalnya, jangan letakkan ponsel di dalam mobil yang terjemur matahari, di atas laptop atau konsol game yang suhunya panas.

10. Segera cabut charger dari ponsel jika baterai ponsel sudah penuh.

11. Caslah baterai sampai penuh dan segera isi ulang baterai Anda jika memang sudah habis.

12. Kalau ingin baterai tahan lama, jangan sering-sering bermain game lewat ponsel, mendengarkan mp3, melakukan panggilan video (video call), mengedit foto ataupun browsing. Semua aktivitas tersebut hanya akan mempercepat baterai Anda habis.

13. Atur settingan backlight, jangan biarkan durasi nyalanya terlalu lama, cukup 5 sampai 15 detik saja.

Cara Memulihkan Data Terhapus

TAK sengaja menghapus file dari komputer? Atau ingin melihat gambar-gambar di USB flash drive yang telah dihapus anak? Bagaimana jika foto bagus di kamera digital yang belum ditransfer itu tidak sengaja terhapus? Tenang saja!

Di bidang forensik komputer, memulihkan data yang dihapus atau dirusak dari komputer merupakan pekerjaan mudah asalkan hardisk masih dalam kondisi baik. Jadi, jangankan cuma file, surat rahasia dari pejabat yang sudah dihapus, data yang telah diformat pun masih bisa ”dihidupkan” kembali.

Kini seiring kemajuan perangkat lunak (software) dan makin terbukanya kebebasan berbagi pengalaman melalui internet, pekerjaan memulihkan data tidak lagi pekerjaan berat. Seorang anak sekolah dasar asal memiliki software untuk memulihkan data, hanya dengan beberapa kali klik, bisa mendapatkan kembali file yang terhapus.

Pada sistem operasi Windows, ketika file dihapus, sebenarnya file itu tidak langsung hilang. Windows bahkan menyediakan fasilitas Recycle Bin yang bisa memulihkan (restore) file yang telah dihapus.

Bagaimana jika file di recycle bin itu sudah dihapus permanen? Jawabannya tetap sama: file masih tetap bisa dipulihkan. Pekerjaan memulihkan file yang telah dirusak atau dihapus ini termasuk pekerjaan ”forensik” yang mengasyikkan dan bisa dibilang mudah.

Mengasyikkan karena dengan proses itu kita berharap-harap cemas untuk mendapatkan banyak file berarti. Dikatakan mudah karena sekarang ini sudah tersedia banyak tools, terutama software yang mudah didapatkan, baik gratis maupun berbayar.

Pekerjaan memulihkan data ini sudah lama ditekuni, bukan saja oleh para pencari bukti kriminal, tapi juga teknisi komputer. Bagi teknisi komputer, memulihkan data ini sama mudahnya seperti meng-install software yang sehari-hari mereka lakukan.

Banyak yang tidak tahu bagaimana memulihkan file yang telah dihapus dari recycle bin karena Windows sendiri memberi tahu kalau sudah dihapus dari recycle bin berarti sudah dihapus permanen. Sebenarnya, ketika file dihapus dari recycle bin, Windows hanya memberi tahu kalau ruang disk yang dipakai file tadi bisa digunakan kembali. Jika ruangan kosong itu ditimpa file baru, kemungkinan memulihkan file memang lebih berat, tapi tetap masih bisa diatasi oleh software berbayar.

”Software” gratis

Hanya dengan mengandalkan mesin pencari, misalnya Google, dengan mengetikkan kata kunci, seperti ”free recovery data”, akan muncul banyak alternatif perangkat lunak yang bisa digunakan. Salah satu yang ditemukan adalah Undelete Plus (www.undelete-plus.com).

Software Undelete Plus ini sebenarnya tidak gratis, tapi dibanderol dengan harga 29,95 dollar AS. Hanya, saat dikunjungi, perangkat lunak tersebut sedang memberi penawaran gratis untuk kepentingan individual yang nonprofit. Di pengumuman situs Undelete Plus disebutkan, penawaran gratis itu terbatas waktunya, tapi tidak disebutkan sampai kapan berlaku.

Selain gratis, hebatnya file instalasi software ini hanya sebesar 851 kb. Dengan besaran file kurang dari 1 MB dan fungsi yang begitu bermanfaat, tak bisa dimungkiri perangkat lunak ini banyak mendapatkan penghargaan dari berbagai lembaga. Perlu disampaikan juga, software-software serupa biasanya memiliki ukuran file hingga ratusan MB sehingga susah untuk diunduh dari Indonesia.

Selain berjalan normal untuk memulihkan file yang telah dihapus di komputer, software ini juga bisa digunakan untuk menghidupkan kembali file-file di USB flash drive atau di compact flash yang digunakan kamera digital.

Pada tes yang dilakukan untuk memulihkan file-file di komputer, file yang telah dihapus tahun 2004 pun masih sempat nongol dan bisa dipulihkan. Harus dipahami, tak semua file yang telah dihapus berhasil dipulihkan karena sektor yang dipulihkan itu telah terisi oleh file lain.

Pada uji coba di USB flash drive yang baru dibeli sekitar enam bulan yang lalu, semua file yang pernah ada di USB flash itu masih bisa dipulihkan. Bahayanya, file-file dari virus ternyata juga bisa dipulihkan dan bisa menginfeksi ulang.

Kehilangan foto secara tak sengaja, misalnya menghapus file yang salah, baik menghapus dari kamera digital maupun dari komputer, juga masih bisa dipulihkan. Hanya, ketika media penyimpanan digital (misalnya Compact Flash) itu sudah diformat oleh kamera, software Undelete Plus tak mampu memulihkan.

Undelete Plus bisa berjalan pada sistem operasi Win 95/98/Me/NT/2000/XP/2003/Vista. Program ini mendukung semua sistem file Windows FAT12/16/32,NTFS/NTFS5 dan juga bisa memulihkan gambar yang telah dihapus pada media compact flash, SmartMedia, MultiMedia, dan secure digital.

”Software” berbayar

Pada software berbayar, kemampuan memulihkan data, baik pada sistem operasi Windows, Mac, Linux, maupun Novell, semakin mengagumkan. Di Indonesia para teknisi komputer sudah lama akrab dengan perangkat lunak ini.

”Kami sering menggunakan software Get Data Back. Software ini hebat sekali karena bisa memulihkan berbagai jenis data yang telah dihapus permanen. Saya juga pernah menggunakan perangkat lunak Tiramisu, tapi kemampuannya tak sehebat Get Data Back,” kata Hasan Thawil, teknisi jaringan komputer.

Hasan pernah mencoba memindai hardisk yang sudah lima kali diformat, hasilnya mengejutkan. ”Saya masih bisa mendapatkan file lama, padahal hardisk itu sudah lima kali saya format,” ujarnya.

Get Data Back ini dibanderol dengan harga bervariasi. Untuk NTFS Data Recovery dan FAT Data Recovery harganya 49 dollar AS. Get Data Back juga bisa memulihkan e-mail yang telah dihapus, MS Outlook Recovery, misalnya, dibanderol 29 dollar AS.

Pemulihan data yang dilakukan meliputi data yang telah terhapus, hilang dan tak bisa diakses, serta file yang rusak. Dengan banyaknya alat bantu ini, peluang untuk mendapatkan berbagai bukti digital dari komputer untuk kepentingan penyidikan semakin tinggi dan semakin menyenangkan.

Cara Hacker Curi Data Kartu Kredit

Cara Hacker Curi Data Kartu Kredit

Artikel ini tidak ditujukan untuk mengajari anda gimana mencuri data kartu kredit, tapi kami ingin memberitahu anda supaya di kemudian hari anda bisa terhindari dari kejahatan pencurian data kartu kredit. Istilah kejahatan kartu kredit yang biasa di istilahkan “carding” sejak adanya internet meningkat ratusan persen. Ironisnya Indonesia masuk dalam jajaran top 10 (sempat di peringkat pertama) sehingga kartu kredit terbitan Bank-Bank Indonesia ditolak ketika belanja online di situs luar negeri.
Hal ini juga pernah di alami oleh penulis yang ingin berlangganan majalah game luar negeri dengan pembayaran online lewat kartu kredit.

Para hacker sangat suka sekali kejahatan yang satu ini, kenapa? Karena kalau cuma nge-hack website atau deface (merubah tampilan/link website) merupakan sesuatu yang tidak ada untungnya. Dan hal ini bisa ke deteksi dan pelaku kejahatan bisa ketangkap dengan mudah kalau sites yang dia masuki memiliki TRACKER (program pelacak ip/link) atau LOG FILE (file yang mencatat aktivitas user/ip yang masuk ke website). Kalau carding mereka bisa bebas tanpa jejak dan juga kadang-kadang setelah mendapatkan datanya, mereka sebarkan antar hacker sehingga susah dilacak orang pertama yang mencuri data kartu kredit. Kejadian baru-baru ini yaitu situs internet teroris Indonesia juga di register dari hasil carding.

Ada beberapa cara yang digunakan oleh hacker dalam mencuri kartu kredit, antara lain:
1. Paket sniffer, cara ini adalah cara yang paling cepat untuk mendapatkan data apa saja. Konsep kerjanya mereka cukup memakai program yang dapat melihat atau membuat logging file dari data yang dikirim oleh website e-commerce (penjualan online) yang mereka incar. Pada umumnya mereka mengincar website yang tidak dilengkapi security encryption atau situs yang tidak memiliki security yang bagus.

2. Membuat program spyware, trojan, worm dan sejenisnya yang berfungsi seperti keylogger (keyboard logger, program mencatat aktifitas keyboard) dan program ini disebar lewat E-mail Spamming (taruh file-nya di attachment), mirc (chatting), messenger (yahoo, MSN), atau situs-situs tertentu dengan icon atau iming-iming yang menarik netter untuk mendownload dan membuka file tersebut. Program ini akan mencatat semua aktivitas komputer anda ke dalam sebuah file, dan akan mengirimnya ke email hacker. Kadang-kadang program ini dapat dijalankan langsung kalau anda masuk ke situs yang di buat hacker atau situs porno.

3. Membuat situs phising, yaitu situs sejenis atau kelihatan sama seperti situs aslinya. contoh di Indonesia ketika itu situs klik bca (www.klikbca.com), pernah mengalami hal yang sama. situs tersebut tampilannya sama seperti klikbca tetapi alamatnya dibikin beberapa yang berbeda seperti www.clikbca.com, www.kikbca.com, dll, jadi kalau netter yang salah ketik, akan nyasar ke situs tersebut. Untungnya orang yang membuat situs tersebut katanya tidak bermaksud jahat. Nah kalau hacker carding yang buat tuh situs, siap-siap deh kartu kredit anda bakal jebol.

4. Menjebol situs e-commerce itu langsung dan mencuri semua data para pelanggannya. Cara ini agak sulit dan perlu pakar hacker atau hacker yang sudah pengalaman untuk melakukannya. Pada umumnya mereka memakai metode injection (memasukan script yang dapat dijalankan oleh situs/server) bagi situs yang memiliki firewall. Ada beberapa cara injection antara lain yang umum digunakan html injection dan SQL injection. Bagi situs yang tidak memiliki security atau firewall, siap-siaplah dikerjain abis-abisan.

Ada beberapa cara lagi yang dilakukan para hacker, tapi cara-cara di atas adalah cara yang paling umum dilakukan hacker untuk carding. Cara yang tidak umum akan dijelaskan nanti di lain waktu. Kejahatan tidak hanya terjadi karena ada niat dari si pelaku, tetapi karena adanya kesempatan, waspadalah… waspadalah…

Tips pake laptop yang aman

Tidak heran lagi jika laptop sekarang lebih populer daripada komputer desktop, mau kemana, tinggal buka aja, udah bisa maen komputer, mana sekarang bisa nongkrong di banyak tempat sambil bisa online pula, kurang apa lagiiii..

Masalahnya, kalo kelamaan pake laptop, yang entah mata perih, leher pegel, dan bahu nangis bombay rasanya. Nah, gimana ngatasinnya? berikut ada beberapa ide buat ngebantu kamu:

Filter layar
Manjakan mata dengan filter anti pantulan. Dengan cara ini, mata kamu nggak akan sakit karena mandangin layar monitor yang berpantul-pantulan, dengan cara ini mata kamu lebih sering berkedip, sehingga nggak akan membuuat mata kamu sakit dan perih.

Kurangi beban.
Laptop kalo dibawa2 ke bandara misalnya, waduh, bakal ngerepotin, emang gak terlalu berat sih, cuman sadar atau nggak, akan ngebebanin bahu dan punggung kita. Cara nguranginya sederhana aja. tau kan tas yang ada rodanya? atau pake aja tas punggung yang nempel banget ke badan kita, akan mengurangi beban pada saat kita jalan2 sambil bawa komputer

Pakai tatakan kipas.
Laptop itu panas lho, dengan tatakan yang berkipas, panas dari laptop nggak akan membakar paha kamu, buat cowo2, panas ini bakal bisa membuat kesuburan menurun, maka nggak ada salahnya jika kamu memakai tatakan laptop yang memiliki kipas sehingga panas nggak akan bertahan lama di paha kamu.

Sering istirahat.
Istirahat bentar akan sangat membantu mengurangi kaku otot dan rasa sakit. Ada software ayng akan membuat anda mengingat untuk istirahat, minimal 30 menit sekali, sehingga anda tidak akan lupa beristirahat, sekaligus software tadi akan mengajak anda untuk streching sejenak, cari aja Stretch Break 6.0

 
Sumber Informasi Copyright © 2009 Blogger Template Designed by Bie Blogger Template